PERTEMUAN KE-10 ARRAY

 Array 1 & 2 Dimensi Dalam Bahasa C++

Array 1 Dimensi

              Array 1 Dimensi adalah Kumpulan elemen bertipe sama yang disimpan berurutan dalam memori. Array juga seperti deretan loker atau rak buku.

Deklarasi Array 1 Dimensi

              Sintaks

·       Tipe_data nama_data [jumlah_data];

·       Int nilai [5];

Inisialisasi Array 1 Dimensi

·       int nilai [5] = {80,75,90,85,100};

Atau dikosongkan

·       int nilai [ ] = {80,75,90,85,100};

Bisa 5 keatas, tapi tidak bisa 4 kebawah

Akses Elemen Array 1 Dimensi

              Sintak : nama_data[indek_data];

·       cout<<nilai[2];

Perulangan Array 1 Dimensi

              for (int i=0; i<5; i++) cout<<nilai[i]<<” “;

Operasi Dasar Array 1 Dimensi

·       Mencari rata-rata

·       Mencari nilai maksimum/minimum

·       Mengurut data

·       Mencari data

 

 

Jenis Kurung di C++

·       ( ) = Argumen

·       { } = Blok

·       [ ] = Array

 

 

 

Array 2 Dimensi

Array 2 Dimensi adalah struktur data yang menyimpan elemen-elemen dalam format tabel yang terdiri dari baris dan kolom, mirip dengan matriks.

Deklarasi Array 2 Dimensi

·       Tipe_data nama_data[jumlah_baris][jumlah_kolom];

·       int matriks[3][4];

Inisialisasi Array 2 Dimensi

              int matriks [2][5] = {{1,2,3},{4,5,6}};

Akses Elemen Array 2 Dimensi

              Cout<<matriks[1][2];

Loop Bersarang Array 2 Dimensi

              for (i) for (j) cout<<matriks[[i][j];

PERTEMUAN KE 9 PRAKTEK ( 22 NOVEMBER 2025 )

1. ANAK AYAM

#include 
  using namespace std;
  
  int main () {
  int jumlah;
  
  cout << " Masukkan jumlah anak ayam : " ;
  cin >> jumlah;
  
  cout << " Mulai bernyanyi..." << endl << endl ;
  
  for (int i = jumlah; i >= 1; i--) {
  cout << "  Tekotek kotek kotek anak ayam turun " << i << endl;
  
  if (i>1)
  cout << " Mati satu tinggal " << i - 1 << endl;
  else
  cout << " Mati satu tinggal induknyan" << endl;
  
  // delay agar tidak terlalu cepat
  for ( double j = 1;j <= 100000000; j++) {}
  cout << endl;
  }
  cout << " selesai bernyanyi!" << endl;
  
  return 0;
}
2. GRADE NILAI

#include 
using namespace std;

int main () {
	int nilai;
	
	//Looping sampai nilai valid ( 0 - 100 ) ;
	do {
		cout << " Masukkan nilai ( 0 - 100 ):";
		cin >> nilai ;
		
		if ( nilai < 0 || nilai > 100 ) {
			cout << " X Nilai tidak valid! Harus antara 0 sampai 100.\n";
		}
	} while ( nilai < 0 || nilai > 100) ;
	
	// Konversi nilai ke huruf
	char grade;
	if ( nilai >= 85 )
	grade = 'A';
	else if ( nilai >= 70 )
	grade = 'B';
	else if ( nilai >= 55 )
	grade = 'C';
	else if ( nilai >= 40 )
	grade = 'D';
	else
	grade = 'E';
	
	cout << " Nilai huruf kamu :" << grade << endl;
	
	return 0;
}
3. KALKULATOR SEDERHANA

#include 
using namespace std;

int main () {
	double bil1, bil2, hasil;
	int pilihan;
	
	while (true) {
		//Tampilkan menu
		cout << "n\=== Kalkulator Sederhana ===\n";
		cout << "1. Tambah (+)\n";
		cout << "2. Kurang (-)\n";
		cout << "3. Kali (*)\n";
		cout << "4. Bagi (/)\n";
		cout << "5. Keluar\n";
		cout << " Masukkan pilihan ( 1 - 5 ):";
		cin >> pilihan;
		
		if ( pilihan == 5 ) {
			cout << " Terima kasih. Program selesai.\n";
			break; // keluar dari loop
		}
		if ( pilihan < 1 || pilihan > 5 ) {
			cout << " Pilihan tidak valid. Silakan coba lagi.\n";
			continue;
		}
		
		// Memasukkan bilangan 
		cout << " Masukkan bilangan pertama:";
		cin >> bil1;
		cout << " Masukkan bilangan kedua:";
		cin>> bil2;
		
		switch ( pilihan) {
			case 1:
				hasil = bil1 + bil2 ;
				cout << " Hasil: " << bil1 << "+" << bil2 << "=" << hasil << endl;
				break;
				case 2:
					hasil = bil1 - bil2 ;
					cout << " Hasil: " << bil1 << "-" << bil2 << "=" << hasil << endl;
					case 3:
						hasil = bil1 * bil2 ;
						cout << " Hasil :" << bil1 << "*" << bil2 << "=" << hasil << endl;
						case 4:
							if ( bil2 == 0) {
								cout << " Kesalahan : Pembagian dengan nol tidak diprbolehkan.\n";
							} else {
							} hasil = bil1 / bil2 ;
							cout << " Hasil" << bil1 << "/" << bil2 << "=" << hasil << endl;
		}
		break;
	}
	return 0;
}
4. BILANGAN GENAP

#include 
using namespace std;

int main () {
	int awal, akhir ;
	
	//Input dari pengguna
	cout << " Masukkan angka awal :";
	cin >> awal ;
	cout << " Masukkan angka akhir :";
	cin >> akhir;
	
	//Validasi: pastikan awal <= akhir
	if ( awal > akhir ) {
		cout << " Angka awal tidak boleh lebih besar dari angka akhir." << endl;
		return 1; // keluar dari program dengan kode eror
	}
	cout<< "\nBilangan genap dari " << awal << " sampai " << akhir << "adalah:\n";
	
	// Perulangan untuk mencetak bilangan genap
	for ( int i = awal; i <= akhir; i++) {
		if ( i % 2 == 0 ) {
			cout << i << "" ;
		} 
	}
cout << endl;
return 0;
}

PERTEMUAN KE-8 LOOPING

  •  Konsep pemrograman untuk mengulang eksekusi blok kode.
  • Digunakan ketika kita perlu melakukan tugas yang sama berulang kali.
  • Menghemat waktu dan membuat kode lebih efisien.
  • Contoh : Menampilkan angka 1-100 , menghitung total dll.
Looping dalam kehidupan sehari - hari :

  • Menghitung uanng koin satu persatu.
  • Membaca halaman buku dari awal sampai akhir.
  • Memasak mie instan ( mengulangi proses tertentu ).
  • Mengecek kehadiran mahasiswa.
  • Mengetik dokumen yang sama berkali - kali.
Jenis - jenis looping dalam C++

1. For loop ( belum diketahui ) 

2. While loop ( minimal satu kali mengulang )

3. Do - while ( sudah mengetahui mau mengulang berapa kali )

FOR LOOP

  • Digunakan ketika jumlah perulangan tidak diketahui
  • Memiliki tiga komponen ( inisialisasi, kondisi, increment )
  • Sintaks : for ( int ; condition ; increment )
  • Contoh : Menampilkan angka 1 - 100 array processing
Sintaks dasar :

for ( inisialisasi ; kondisi ; increment / decrement ) {

// blok kode yang diulang

}

contoh : for ( int i =1 ; < = 10 ; i++ ) {

cout << i << endl ;

}

Hati-hati: Infinite Loop

Infinite Loop terjadi ketika:

·       Kondisi selalu true

·       Tidak ada increment/decrement

·       Salah penulisan kondisi

Kontrol Loop: Break dan Continue

Break:

·       Menghentikan loop secara paksa

·       Keluar dari loop sepenuhnya

Continue:

·       Melewati iterasi saat ini

·       Langsung ke iterasi berikutnya

Nested Loop (Loop Bersarang)

·       Loop di dalam loop

·       Digunakan untuk pattern printing, matrix operations

·       Contoh: membuat segitiga Bintang

Tips dan Best Practices

·       Pilih jenis loop yang sesuai dengan kebutuhan

·       Inisialisasi variabel dengan benar

·       Pastikan ada kondisi berhenti yang jelas

·       Hindari infinite loop

·       Gunakan nama variabel yang meaningful

·       Test dengan boundary values

·       Comment your code untuk penjelasan

·       Break down complex loops menjadi bagian sederhana